Kasih Ibu

Pagi ini aku dapat SMS yang bagus banget isinya. Tapi sayang ada yang gak jelas maksudnya coz di akhir SMS itu ada tulisan “Jika kamu sayang ibumu, forward SMS ini ke teman-temanmu”. Hatah hatah. Terus lanjutnya “Jika kirim ke 1 orang: kamu gak sayang Ibumu. Jika 2-4 orang: kamu sayang ibumu. Kalau lebih dari 10 orang: waaah…kamu akan di sayangi ibumu dan semua orang”. Tapi never mind, yang penting isi SMS-nya.

“Ini mengenai NILAI KASIH IBU

Seorang anak yang mendapati ibunya sedangsibuk di dapur kemudian menuliskan sesuatu di selembar kertas. Ibu menerima kertas tersebut dan membacanya.

Ongkos upah membantu ibu:
- Membantu di warung Rp 20.000,-
- Menjaga adik Rp 20.000,-
- Membuang sampah Rp 5.000,-
- Membersihkan tempat tidur Rp 10.000
- Menyiram bunga Rp 15.000,-
- Menyapu Rp 15.000,-
====================================================
Jumlah Rp 85.000,-

Ibu tersenyum kemudian menulis di belakang kertas yang sama:
- Mengandung selama 9 bulan GRATIS
- Jaga malam karena menjagamu GRATIS
- Airmata yang menetes karenamu GRATIS
- Khawatir memikirkan keadaanmu GRATIS
- Menyediakan makan, minum,
pakaian dan keperluanmu GRATIS
==================================================
Jumlah seluruh kasihku GRATIS

Air mata anak berlinang setelah membacanya lalu memeluk ibunya dan berkata ‘Aku sayang ibu’. Kemudian dia mengambil pena dan menulis di surat yang ditulisnya: LUNAS.”

Hikz..hikz..aku tersentuh membacanya. Sungguh mengharukan. Selama ini kita selalu mepermasalahkan kewajiban kita sebagai anak dan selalu meminta hak kita namun kita tidak sadar bahwa orang tua, terutama ibu, pun bisa demikian. Sebaliknya mereka merasa bahagia setelah melakukan kewajiban kita dan melupakan bahwa mereka mempunyai hak, terutama hak untuk di hormati dan di sayangi. Tapi itu bukan masalah bukan kalau kita bisa berubah lebih baik?? So, what are you waiting for?? Aku juga sedang mencoba menjadi anak yang dibanggakan ortu. Amin.

Tinggalkan sebuah Komentar